You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Bakal Bangun Pengolahan Sampah di Duri Kosambi
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

DKI Bakal Bangun Pengolahan Sampah di Duri Kosambi

Ini merupakan masterpiece yang sudah kami rencanakan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun Intermediate Treatment Facilities (ITF) atau tempat pengolahan sampah di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Basuki Dorong Proyek ITF Segera Dibangun

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kebersihan Jakarta Barat, Syarifudin mengatakan, program pembangunan ITF Duri Kosambi ini untuk menekan banyaknya sampah yang akan dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

“Pembangunan ITF Duri Kosambi masih dalam tahap rencana. Ini merupakan masterpiece yang sudah kami rencanakan," ujar Syarifudin, Kamis (5/11).

Syarifudin menjelaskan, untuk membangun tempat pengolahan sampah ini, Pemprov DKI Jakarta akan membebaskan lahan seluas enam hektare di kawasan Duri Kosambi.

Untuk pengadaan alat pengolahan, lanjut Syarifudin, akan dilakukan proses lelang dengan perusahaan swasta dengan sistem investasi.

Diakui Syarifudin, pembangunan pengolahan sampah membutuhkan waktu dan proses matang karena terkait lahan dan peralatan.

"Kalau soal waktu kapannya, masih belum ditentukan, mungkin dalam waktu dekat ini," tandas Syarifudin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1181 personFolmer
  2. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1103 personAnita Karyati
  3. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1094 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye919 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye895 personAnita Karyati